Mendagri: Terpidana Tidak Boleh Mencalonkan Diri, Tersangka Itu Asas Kepatutan Dilanggar

Mendagri: Terpidana Tidak Boleh Mencalonkan Diri, Tersangka Itu Asas Kepatutan Dilanggar

September 23, 2016
Comments off
266 Views

JAKARTA (MAnews) – Terkait desakan banyak pihak perihal makin banyaknya incumben (Petahanan) pemimpin daerah yang mecalonkan kembali, namun ternyata telah dilaporkan dan menjadi sararan penyelidikan terkait sejumlah kasus yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo angkat bicara.

Ditemui oleh MATA ANGIN NEWS MULTIMEDIA disela-sela kesibukannya dikantornya, Mendagri menegaskan bahwa DPR, pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak perlu kembali menggelar rapat terkait polemik Peraturan KPU (PKPU) yang membolehkan terpidana percobaan mencalonkan diri di pilkada.

Menurut Tjahjo, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada di pasal 7 ayat 2 butir G secara tegas tidak memperbolehkan seorang terpidana mencalonkan diri di pilkada.

Kecuali dua tindak pidana yang diizinkan sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK), yakni tindak pidana ringan karena kealpaan dan tindak pidana yang bersifat politis.

Tidak perlu ada ralat lagi. Undang-Undang sudah jelas dan KPU wajib mematuhi undang-undang. Bola sekarang ada di KPU,” ujar Mendagri (23/09/2016).

Tjahjo menambahkan, terkait yang masih tersangka ataupun tengah dilaporkan dan diproses oleh KPK dan aparat hukum, jika yang bersangkutan masih nekat mencalonkan diri, maka itu melanggar asas kepatutan juga.

Sejak awal pemerintah memiliki sikap yang tegas terkait PKPU Pencalonan. Dia menyatakan yang dimaksud terkaitnya KPU dengan hasil rapat konsultasi penyusunan PKPu bersama DPR tentu harus berpatokan dengan undang-undang.

Inikan undang-undangnya sudah jelas, Pemerintah pun hanya tunduk pada undang-undang, jadi acuannya tetap undang-undang, bukan hal kesepakatan rapat antara KPU dan DPR yang justru bertentangan dengan undang-undang,” pungkas Tjahjo seraya bergegas masuk mobilnya untuk menghadiri sebuah acara.(DSPSH)

Facebook Comments
FacebookTwitterGoogle+LinkedIn

Comments are closed.