Ahok Dicalonkan,

Ahok Dicalonkan, “Anak Kesayang” Megawati Mundur

September 22, 2016
201 Views

JAKARTA (MAnews) – Setelah sekian lamanya diisyukan mundur karena tak kunjung dicalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta sebagaimana janji, akhirnya kader senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) – Boy Benardi Sadikin undur diri dari PDIP.

Putra dari Gubernur DKI Jakarta – Ali Sadikin yang pula berjibaku dalam pencalonan Jokowi-Ahok 2012 silam ini, melayangkan surat pengunduran dirinya kepada Ketua Umum PDIP – Megawati Soekarnoputri tertanggal 21 September 2016, sehari setelah DPP PDIP secara resmi mengumumkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang mereka usung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MATA ANGIN NEWS MULTIMEDIA, Surat dihantarkan oleh seorang kurir ke lobby DPP PDIP Jalan Diponegoro Jakarta Pusat, tanpa dihantar langsung oleh Boy kepada Ketua Umum PDIP.

Sejak Juli 2016 silam, Boy diketahui luas telah menyatakan keberatannya atas isyu internal partai yang berusahan “Merukunkan” hubungan Ahok dengan Megawati, yang diketahui publik sempat memanas hingga aksi saling sindir diberagam acara.

Ahok berusaha memperbaiki hubungannya dengan Ibu (Megawati), pakai jalur Pak Jokowi pastinya, maklum Ibu (Megawati) sebenarnya sudah tidak respect dengan Ahok sejak Ahok kerap melancarkan gerakan anti Parpol lewat teman Ahok, tahu kalah dukungan dengan pengumpulan KTP, akhirnya Ahok minta Pak Jokowi melobby Ibu. Sebenarnya Ibu lebih memilih Bu Risma dan Pak Boy, pak Boy memang sudah lama akan dijagokan oleh ibu untuk Jakarta, tapi di akhir putusan, entah kenapa ibu memilih Ahok” ujar salah seorang kader di DPP PDIP yang tidak bersedia disebutkan identitasnya.

Hingga berita ini diturunkan, salinan surat Boy kepada Megawati tersebar luas dikalangan insan pers dan sosial media, dan Boy sendiri masih enggan untuk berkomentar.

Sebelumnya (21/09/2016), sejumlah Kader PDIP dari seluruh cabang hingga ranting pula melakukan aksi penolakan atas pencalonan Ahok oleh PDIP, mereka menggelar aksi didepan DPP PDIP dan menyatakan bukan ingin menentang keputusan partai, namun mereka berpendapat bahwa Ahok dianggap bukanlah pemimpin yang mampu mewakili kepentingan rakyat kecil yang selama ini merupakan pendukung setia PDIP di basis akar rumput. (MH)

Facebook Comments
FacebookTwitterGoogle+LinkedIn

Leave A Comment