PASTI Indonesia Temukan Bukti Kasus Mark Up Sound System Diendapkan

PASTI Indonesia Temukan Bukti Kasus Mark Up Sound System Diendapkan

May 25, 2016
159 Views

JAKARTA (MA) – Direktur PASTI Indonesia Susanto mengaku sudah mendapatkan bukti-bukti baru yang mengindikasikan ada unsur kesengajaan untuk mengendapkan kasus mark up pengadaan sound system dan panggung ringing pada HUT Kabupaten Fakfak ke-113 yang merugikan Negara hingga Rp 4,3 milyar.

“Kami baru saja mendapatkan bukti baru bahwa ada kesan kasus ini memang sengaja dibuat mengambang walaupun siapa-siapa yang bermain dalam proyek pengadaan sound system ini sudah terang benderang. Tadi kami baru dikirimi sebuah surat perintah pemanggilan terhadap Direktur CV Inaya Permai, Munajat Uswanas namun pemanggilan itu kemudian ditunda,” kata Susanto.

Menurut Susanto surat panggilan kepada Munajat Uswanas selaku direktur CV Inaya Permai itu masih berbentuk draft dan dengan nomor B-  (belum ada nomor)/T.1.14.4/Fs/04/2015 tertanggal 8 April 2015. Namun surat ini tak pernah terkirim karena di atas surat itu ada sebuah memo yang meminta menunda pemanggilan. Memo yang ditandatangani tanggal 8 April 2015 itu tak jelas siapa penanda tangannya.

“Tapi bukti-bukti baru ini akan segera kami laporkan kepada KPK pekan depan agar KPK segera menarik kasus ini untuk ditangani langsung dan tidak hanya sekadar supervisi terhadap Kejari Fakfak atau Kajati Papua Barat karena ada indikasi diendapkan. Sesuai standar operasional kejaksaan seharusny sebuah kasus yang telah dilakukan penyelidikan harus ditingkatkan menjadi penyidikan dalam waktu 20 hari, namun kasus ini mengendap hingga hampir setahun,” ujar pria yang kerap disapa Along ini.

Along juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah mendapat titik terang siapa Munajat Uswanas yang dimaksud dalam surat itu. Munajat terindikasi adalah sepupu dari Bupati Fakfak Muhammad Uswanas. “Munajat masih sepupu atau kerabat dekat bupati,” katanya.

Bupati Fakfak Muhammad Uswanas yang coba dikonfirmasi tak berhasil dihubungi karena telepon gengamnya tidak dijawab. Sementara Kabag Humas Pemkab Fakfak Ibu Gerda pun tak berhasil dihubungi dengan alasan yang sama. (Tim MA)

Facebook Comments
FacebookTwitterGoogle+LinkedIn

Leave A Comment